Ini Cara Simpan Beras yang Benar Agar Tetap Segar
EDUKASI
Ibu-ibu di rumah pasti sering mengalami momen ini, baru beli beras seminggu atau dua minggu, pas dibuka wadah penyimpanannya, baunya sudah berubah jadi apak. Kadang-kadang malah ada kutu yang mulai jalan-jalan di sela butiran beras.
Kalau sudah kaya gini, rasa nasi pas matang pasti jadi kurang enak dan aromanya pun jadi tidak sedap lagi. Masalah sebenarnya bukan pada berasnya, melainkan pada cara kita menyimpannya setelah karung dibuka. Beras itu sangat sensitif dengan udara lembap dan suhu ruangan.
Supaya stok Beras Harumas di rumah tetap terjaga kualitasnya, wangi alaminya awet, dan tetap pulen pas dimasak, yuk ikuti beberapa tips simpel tapi penting di bawah ini!


Sumber : pinterest.com
| 1. Segera pindahkan ke wadah yang kedap udara
Kebiasaan kita setelah membuka karung beras biasanya cuma mengikatnya lagi pakai tali seadanya atau dijepit. Cara ini bikin udara gampang banget masuk. Udara luar yang lembap inilah yang memicu jamur tumbuh dan mengundang kutu untuk bertelur. Solusinya, langsung pindahkan beras ke wadah plastik (rice box) atau toples besar yang punya karet silikon di penutupnya agar benar-benar kedap udara.
| 2. Jangan letakkan wadah atau karung langsung di atas lantai
Ini kesalahan sepele yang sering banget dilakukan. Kalau ibu masih menyimpan beras di dalam karung besar atau wadah plastik, jangan diletakkan langsung menyentuh lantai keramik atau semen. Lantai rumah itu punya suhu yang dingin. Kalau wadah beras nempel langsung ke lantai, bagian bawah wadah akan berembun (kondensasi). Embun ini bakal diserap oleh beras di bagian bawah, bikin beras jadi lembap, cepet kuning, berjamur, dan akhirnya bau apak.
| 3. Cari Tempat yang Adem dan Kering
Tempat penyimpanan juga sangat berpengaruh. Letak wadah beras di area dapur yang adem, kering, dan agak gelap. Hindari wadah beras di dekat area basah seperti wastafel cuci piring atau di bawah jendela yang terkena sinar matahari langsung. Sinar matahari bisa bikin suhu di dalam wadah beras panas yang akhirnya bikin butiran beras jadi rapuh dan gampang patah saat dicuci.
| 4. Habiskan Stok Lama (Sistem FIFO)
Kalau beras di rumah sisa sedikit dan kamu sudah beli karung Beras Harumas yang baru, jangan langsung dituang beras baru ke atas beras lama. Ini yang bikin beras di bagian paling bawah mengendap terlalu lama. Biasakan kosongkan dulu wadahnya, bersihkan sisa tepung beras di dasar wadah, baru bisa masukkan beras yang baru. Kalau mau dicampur, letak beras lama dibagian paling atas supaya habis duluan.
Kunci utama menjaga beras tetap segar itu sederhana cukup tutup rapat dan jaga beras agar tetap kering.
~Beras Harumas, Beras Idaman Keluarga~
PT. Usaha Kiat Permata
Telepon : (+62) 822-6869-8236
Email : Marketing@berasharumas.com
© 2025 All Rights Reserved
PT. Usaha Kiat Permata
